SALAH SATU KUNCI SUKSES ADALAH “HARUS BISA ATASI KEJENUHAN DAN KEBOSANAN”|INHOUSE TRAINING
Bagi mayoritas masyarakat kita , sudah merupakan hal yang biasa bahwa pendidikan yang diberikan kepada anak-anak mereka nantinya sebagai bekal untuk mendapatkan pekerjaan ,menjadi orang kantoran, duduk di belakang meja, ruangan ber-ac plus gaji gede.Dengan Demikian ,orang yang seperti ini dikatakan sukses. Tapi ?? benarkah kenyataan itu dirasakan??..Fakta membuktikan , Banyak sekali keluhan-keluhan yang juga tidak asing lagi. “Pekerjaan hanya di kantor, ruangan ber ac tapi kenapa aku selalu dihinggapi rasa cemas ??” Orang beranggapan. “ Perlu refreshing, mungkin bisa membuatmu tenang!!” Faktanya. “Sama saja, lagian mana ada waktu buat refreshing toh sepulang dari refreshing juga kayak gini lagi”
Sahabat training-qfi.com
Coba kita renungkan sejenak. Saat kita bayi, bukankah belajar tengkurap adalah kemauan kita sendiri tanpa harus disadari,karena ingin punya variasi gerak selain telentang sambil terkekeh kekeh apabila ayah dan ibu menggoda dengan mainan kesukaan kita. Kemudian ketika kita belajar berjalan, itu juga kemauan kita sendiri. Mulai dari berpegangan pada tepian meja lalu berdiri kemudian berjalan, tiba-tiba Gubrakk!!ibu menjerit. Tapi kita tetap pantang menyerah, terus dan terus belajar hingga bisa berlari menikmati luasnya dunia ini. Masih banyak lagi hal-hal yang seringkali tidak kita sadari telah kita lakukan hingga saat ini.Inilah hukum alam ( sunnatulloh ).
Sahabat trainiung-qfi yang dirahmati Alloh ,dalam tulisan ini saya ingin menyajikan suatu fakta yang sebenarnya bertentangan dengan fitrah manusia itu sendiri,bahwa setiap orang itu bisa sukses tanpa harus memposisikan diri sebagi pencari kerja atau menjadi pegawai.Walaupun semua itu sah – sah saja.Tapi gak ada salahnya juga , mulai sekarang kita mengajarkan kepada anak - anak kita bahwa” menuntut ilmu itu adalah bekal dunia akhirat dan kamu bisa jadi boss dengan ilmu itu”.
Sahabat training-qfi.com
Untuk menjadi sukses kita harus berjalan di atas hukum alam ( sunatulloh ). Sebagai contoh Percaya atau tidak , dalam rangkaian satu hari beraktivitas anda dan saya banyak melakukan kegiatan mengemas dan tentunya menjual.Misal saat bangun tidur kemudian mandi dan berganti baju, ini adalah contoh sederhana yang menjadi rutinitas kita sehari-hari. Kegiatan sesederhana itu kita lakukan bukan tanpa tujuan, salah satunya agar kita tampak menarik. Usaha untuk tampak menarik adalah cara kita mengemas diri kita sehingga apabila nanti berkomunikasi dengan kawan atau orang-orang sepanjang perjalanan kita tampil penuh percaya diri tanpa rasa cemas. Lagi-lagi kata cemas, tapi jujur bila kita peka,kita akan tahu bahwa lebih sering hidup kita dihabiskan untuk mengatasi kecemasan.
Dengan kegiatan mengemas, kita tampil percaya diri. Mengemas sendiri mendapatkan percaya diri. Simpel dan tidak ada kata-kata cemas di sana. Bukankah itu lebih baik. Secara sederhana memang gampang diuraikan tapi hidup kan bukan sekedar mandi, dandan terus pergi aktivitas ? mungkin itu yang menjadi pertanyaan anda. Tanpa perlu melotot, daripada bola mata mencolot. Coba kita cermati, bukankah dengan hal sesederhana itu kita bisa menikmati aktivitas kita. Bukankah dengan berdandan kita tampil percaya diri bahkan bila di kaca sering kita merasa paling tampan/cantik (bila di kaca). Itu baru yang sederhana untuk aktivitas biasa, bagaimana jika kita tiba-tiba mendapatkan kesempatan bertemu dengan Bapak Presiden. Pasti heboh luar biasa.
Ternyata kunci kesuksesan hidup itu adalah bagaimana mengemas diri dalam kehidupan dan itu adalah hukum alam ( sunnatulloh ) yang harus kita lakukan untuk diri kita sendiri dalam menghadapi kehidupan, Semuanya tergantung anda sendiri. Pilihannya mau hidup hanya dalam kecemasan atau pada percaya diri yang anda mulai dari diri sendiri.
Saya hanya mengingatkan hal yang besar akan tiba jika anda mampu mengemas sendiri hal yang kecil dengan kualitas nomor 1, dipadu dengan rasa syukur kepada Alloh menjadikan semuanya luar biasa.Tidak terkungkung di penjara mental doktrin2 pendahulu kita bahwa kita sekolah / kuliah untuk mendapatkan pekerjaan sementara yang jadi boss adalah orang – orang asing, kita jadi buruhnya…
Dan ingatt!!! Semua yang kita lakukan di dunia ini akan mengalami kejenuhan dan kebosanan baik hal itu yang menghasilkan atau yang tidak menghasilkan kecuali hal itu kita lakukan dengan Ikhlas semata – mata ingin mendapat ridlo Alloh.Jadi salah satu yang jarang kita sadari adalah “Hidup itu mengatasi kejenuhan dan kebosanan” agar bisa meraih apa yang kita cita - citakan
Salam sukses ,sehat,bahagia luarr biasa Allooohuakbar
