KELUAR DARI PENJARA MENTAL ANDA SEKARANG JUGA ANDA PASTI SUKSES|
leadership training
Sahabat
training-qfi.com
Apa yang di maksud dengan “Penjara mental”? Mungkin kita perlu mendefinisikan dulu apa yang di maksud dengan penjara mental. Yang di maksud dengan Penjara mental adalah kita selalu berfikir / berparadigma dengan berpijakan kepada kebiasaan umumnya orang. apa yang sudah biasa di lakukan oleh orang lain, termasuk di dalamnya hal – hal yang sudah bisa dan biasa kita lakukan atau yang mudah kita lakukan. Penjara mental juga berarti kita selalu berfikir dan berprilaku dalam zona nyaman ( konfort zone),keluar dari penjara mental adalah kebalikanya, Yaitu cara berfikir kita dengan melihat hal-hal yang tidak biasa, hal-hal yang aneh menurut umumnya orang, seolah-olah tidak mungkin dilakukan oleh orang pada umumnya, tidak biasa dilakukan oleh diri kita , bahkan tidak ada orang yang pernah melakukanya.
Keluar dari penjara mental memang melawan kecenderungan manusia yang ingin selalu nyaman, ingin berada di zona nyaman atau status quo, namun masalahnya jika kita hanya berada di penjara mental terus menerus , maka tidak akan pernah mengalami perubahan yang lebih baik.Bahkan yang terjadi malah terpuruk.
Jika kita ingin mendapatkan sesuatu yang berbeda, maka mindset kita juga harus berbeda.Dengan kata lain mindset masa lalu yang memenjarakan kita harus kita buang Memang dengan hanya “file mental” masa lalu anda saja anda masih tetap bisa bergerak, kehidupan anda masih bisa terus berjalan, namun kondisi anda maupun kondisi kehidupan anda akan stagnan, artinya berjalan ditempat, atau sekedar hanya bertahan, kalaupun ada peningkatan, peningkatan itu hanya terjadi secara linear atau lambat. Kalau misalnya anda membuka usaha apapun peningkatannya hanya terjadi 5 atau 10 % bahkan kurang dalam setahun.
Bagi seorang pemikir revolusioner, jika kita ingin menggandakan hasil kita, kita harus berani keluar dari penjara mental dimana kita tidak lagi berharap bahwa peningkatan itu hanya 5 % atau 10 % dalam setahun, kita ingin peningkatan itu berkali lipat, bahkan bukan hanya dalam setahun tapi kurang dari setahun. Misalnya kita ingin pendapatan kita berkali lipat hanya dalam waktu 6 bulan.
Mental yang terpenjara itu dapat membahayakan diri kita, mungkin kita menganggap bahwa kita sudah cukup dengan apa adanya saja, masalahnya fakta menunjukkan,bahwa hidup terus berkembang , beban akan terus bertambah, persaingan akan semakin ketat, jika kita nyaman di “zona nyaman” yang sebenarnya “tidak aman” , maka kita akan kalah, kita akan tenggelam oleh karena itu kita harus keluar dari penjara mental , sehingga kita mampu bersaing dan memenangkan persaingan dengan baik dan diridloi Alloh.
Cobalah tengok keluar, cobalah tengok di toko, cobalah tengok di internet produk-produk baru terus bermunculan.
Kita lihat seperti handphone, mungkin produknya tetap berupa hangphone atau alat komunikasi, namun dapat kita lihat fitur yang inovatif yang hadir di dalam handphone yang baru, handphone lama sudah mulai ketinggalan dan harganyapun akan turun drastis. Jika kita hanya mengandalkan handphone gaya lama, jelas perusahaan handphone akan bankrut dengan segera.
Apapun bisnis kita, persaingan itu tidak akan pernah diam, perubahan tidak akan pernah berhenti, kita harus tetap terus menerus menemukan ide-ide terobosan supaya kita terus berada di depan.
Berhubungan dengan masalah waktu, orang yang sudah bertekad keluar dari penjara mental,tidak akan pernah risau kapan mimpinya akan terwujud.Tapi dia akan focus pada mimpinya dan selalu berproses menuju impiannya.Kalau disadari prosesnya melenceng dari mimpinya,segera dia robah haluan ke on the track lagi.
Bagaimana kita meningkatkan produktivitas diri kita. Bukan hanya meningkat 5 % atau 10 % saja tetapi bagaimana cara kita melipat gandakanya. Jika anda masih mengatakan “Ah itu tidak mungkin!”. Artinya anda masih ada di penjara mental anda, kita harus berani keluar dari penjara mental kita denga cara berfikir revolusioner, karena jika kita sudah berani berfikir revolusioner , maka peluang – peluang ,terobosan akan muncul di hadapan kita. Jika kita membatasi pikiran kita, maka semua ide-ide hebat tersebut diatas tidak akan pernah muncul dan datang kepada kita.
Kita memerlukan keberanian, berani yang bagaimana?
1. Kita harus berani melawan keraguan, baik itu keraguan yang datang dari kita sendiri, maupun keraguan itu dari orang-orang di sekitar kita. Setiap ide yang baru, setiap ide yang aneh, pasti akan mendapatkan penolakan dari berbagai pihak. Namun anda harus tetap berani, seaneh apapun ide tersebut, bahkan ide anda dianggap ide gila anda harus tetap berani melaksanakan ide-ide tersebut, jika tidak maka anda tidak akan pernah bisa meraih mimpi anda.
2. Berani mengambil resiko.
Jika anda menghasilkan ide-ide baru, gagasan baru untuk meningkatkan produktivitas anda, maka saya katakan bahwa ide tersebut besar kemungkinan untuk tidak berhasil alias gagal.Kecuali anda sudah siap dengan segala resikonya.Karena melakukan sesuatu yang baru, tingkat kegagalanya lebih tinggi daripada melakukan sesuatu yang sudah biasa. Karena resikonya besar maka di perlukan suatu keberanian. Suatu keberanian mengambil resiko. Yang jadi pertanyaan adalah kenapa kita mengambil resiko-resiko itu?”.Jawabnya adalah karena di balik resiko tersebut ada sesuatu peluang yang jauh lebih besar. Ingatlah hukum peluang dan resiko, “Semakin besar resiko yang kita ambil, semakin besar pula peluang yang akan kita dapatkan.” Jika kita tidak berani mengambil resiko – resiko yang besar dan kita hanya mengambil resiko-resiko yang kecil, maka apa yang akan kita dapatkan akan kecil pula. Maka wajarlah jika apa yang akan anda raih tetap stagnan atau mengalami peningkatan secara linier dan lambat.Bahkan bangkrut.
Jika anda melakukan cara-cara yang biasa, maka hasilnyapun akan biasa, jika anda melalui jalan yang sama, melalui mobil yang sama, malalui kecepatan yang sama maka waktu yang anda perlukan untuk mencapai tujuan anda akan sama pula.Namun sekali anda berubah, cara anda mengendarai mobil misalnya kecepatan anda di tambah, atau jalan yang anda tempuh berbeda, atau mobil yang anda gunakan berbeda, maka hasilnya akan berbeda pula. Begitu juga dengan pekerjan-pekerjaan lain, jika anda ingin menghasilkan yang berbeda, maka anda harus melakukan sesuatu yang berbeda. Semakin berbeda apa yang anda lakukan, maka semakin besar pula peluang yang akan anda dapatkan.
Dengan keluar dari penjara mental,kita akan bebas dari cara lama ( masa lalu ) yang merugikan kita, kita akan bebas dari tradisi, kita akan bebas dari kebiasaan, kita akan bebas dari status quo, dan kita akan terbebas dari zona nyaman.
Salam sukses sehat…bahagia…luarr biasa…Alloohu akbar
www.training-qfi.com
