KITA ADALAH MUSAFIR KEHIDUPAN|LEMBAGA TRAINING MOTIVASI
Assalaamu alaikum wr.wb.Semoga catatan yang saya khususkan untuk saudara/i ku se iman menjadi perekat ukhuwah qta.Amiiin
Ikhwah....dari perjalanan saya sebagai musafir kehidupan ,yang sebelumnya di alam ruh berlanjut ke alam rahim,sekarang di planet yang namanya bumi ini,banyak yang ingin saya bagi dengan Ikhwah fillah,yang tentunya untuk dipetik hikmah dalam rangka membekali diri qta menuju perjalanan musafir kita selanjutnya yaitu ke alam kubur sampai di akhirat yang di sana kita hidup pula.
Ikhwah fillah....sejak 1989 saya terjun ke medan dakwah,yang bersamaan dengan itu pula saya mendapatkan berbagai hal,hujatan tentangan dan juga dukunganpun ada.sejak saat itu pula saya mulai mengumpulkan berbagai macam simpul2 makna kehidupan dan makna bahagia,termasuk pertanyaan,"apa yang sebenarnya dicari manusia di mka bumi ini,dan untuk apa semua itu.Dari sana saya menyimpulkan beberapa hal :
1.Kalau hanya untuk mengejar materi,kenapa materi harus ditinggalkan ketika sudah mati.saya melihat manusia sekarang mengukur kesuksesan,kemulyaan berdasarkan seberapa banyak materi yang ia kumpul2kan.Dengan kata lain "dirimu adalah apa yang kamu kumpul2kan".Dan inilah biang dari segala kerusakan saat ini.
2.Ada juga manusia yang berbangga2 dengan status sosial,keturunan,kolega, koneksi dan yang sejenisnya.padahal faktanya manusia memang perlu banyak kolega ,teman,koneksi.Tapi saya melihat yang paling menentramkan adalah berteman denga orang2 sholeh dan sholehah tidak diukur berapa jumlah temannya,yang penting sholeh dan sholehah.
3.Di sisi lain orang menafsirkan "menuntut ilmu adalah fardlu",sudah disalah tafsirkan.sehingga kita sering menyaksikan orang menghabiskan waktu sampai habis umur hanya untuk ilmu dunia,sementara ilmu mengenal Alloh kosong.Sia2 benar hidup semacam ini.
4.Dan ternyata puncak dari segala kesuksesan dan kemulyaan adalah ketika seseorang mengisi rekening kehidupannya dengan aktifitas spiritual ,yakni seluruh apa yang dicari tidak lepas dari kesadarannya akan hubungannya dengan Alloh. Yang akhirnya ketemulah kesimpulan yang begitu luar biasa dalam kehidupan yaitu "DIRIMU ADALAH APA YANG KAMU BAGI - BAGIKAN".
Semoga bermanfaat