Breaking News
Loading...

SELAMAT DATANG

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Segala puji hanya bagi Alloh pencipta alam , kehidupan , dan kita semua manusia satu –satunya mahluk ciptaanNya yang paling sempurna. Sholawat serta salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Rosululloh Muhammad SAW.Yang mana dengan perantaraan beliau inilah kita mengenal Islam yang agung , agama yang diwahyuka Alloh untuk kesejahteraan kita semua. QFI(Quantum feeling Institute) adalah sebuah lembaga penyedia training/pelatihan,konseling dan terapis bagi perusahaan,BUMN, dan juga instansi , Sekolah Negeri maupun swasta . Lembaga ini kami dirikan untuk membekali peserta agar bisa menjalani kehidupannya dalam kondisi yang selalu di zona spiritual yang kami istilahkan di Zona Alloh ( ZA ). Dengan Training ini insyaAllah dapat membantu peserta untuk selalu optimis menggapai cita - cita hidupnya, istiqomah berdoa dan pantang putus asa meraih cita-cita. Menjadikan peserta punya rasa tanggung jawab terhadap apapun yang dikerjakannya. Bagi pemimpin (leader) akan bisa jadi pemimpin yang dicintai dan disegani bawahannya. Bagi karyawan akan mempunyai kepribadian yang paripurna sesua dengan kapasitasnya dan kapabilitasnya. Kami juga memberikan coaching spiritual,managerial,dan managemen yang berbasic spiritual. Wassalaamu alaikum worohmatulloohi wabarokatuh.. Salam kenal dan semoga menjadi mitra kami dalam berkontribusi pada sesama agar menjadi manusia yang bermanfaat.

BENARKAH ANDA ORANG YANG SUKSES ?

06.10
http://www.training-qfi.com

 

BENARKAH ANDA ORANG YANG SUKSES?|GAME TRAINING MOTIVASI


     Orang dalam menjalani hidup itu ada beberapa fakta :

     Pertama : Orang yang menjalani hidup dengan berdasar dari ilmu –ilmu yang diterima melalui   indranya di sekolah/ kamnpus,di pelatihan,dari temannya atau dari siapapun.Maka dalam hal ini,kalau itu ilmu agama dalilnya harus pasti / jelas.Kalau menyangkut ilmu pengetahuan hasil penelitian atau kegeniusan seseorang maka selama tidak bertentangan dengan agama maka boleh diambil sebagai pedoman,tapi ingat kebenaran yang dihasilkan oleh manusia tidak mutlak benarnya,pada saat tertentu bisa salah bahkan merugikan.hati – hatilah

     Kedua : Orang yang menjalani hidup dengan berdasar pengalaman –pengalaman hidupnya atau pengalaman orang lain ,yang dijadikan ilmu dalam menjalani hidupnya.Maka dalam hal ini juga sama,apabila pengalaman yang ditulis sebagai ilmu itu tidak bertentangan dengan agama boleh kita ambil. Tapi kalau bertentangan dengan agama haram mengambilnya.Kalau ilmu itu lahir dari pengalaman mengamalkan  agama ,maka wajib kita menjadikan pedoman.

     Ketiga : Orang yang menjalani hidupnya tanpa ada pedoman ,,,yang penting hidup.Orang semacam ini ,sadar atau tidak  pasti mengikuti cara hidup/ ideologi atau tradisi tertentu ,hanya saja tidak sadar kalau sedang demikian.orang ini tidak ada bedanya dengan monyet yang diajari cari duwit dengan menari2,tapi tidak sadar untuk apa dia menari.Na’udubillah.

     Ke Empat : Orang yang menjalani hidup berdasarkan ilmu maupun pengalaman hidupnya maupun pengalaman orang lain serta selalu memakai agama (Aqidah dan syari’ah ) sebagai pedoman/ standar hidupnya.Inilah orang yang bijaksana dan inilah orang yang pasti sukses hidupnya dunia akhirat.

 Maka menjadi  orang yang ke Empat itu adalah modal utama hidup sukses di dunia sampai di sorga.

 Wahai sang pengejar mimpi / cita-cita.....

Matematika hidup tidak sama dengan matematika hitung yang kita pelajari di sekolah.Matematika hidup menuntut keyakinan – keyakinan yang tidak hanya mengandalkan nalar ( otak itelektual ),tapi matematika hidup juga mengharuskan kita menggunakan hati ( otak emosi dan otak spiritual ) tempat bersarangnya emosi positif dan negatif serta aktifnya kesadaran spiritual /aqidah/ keyakinan.Yang semua itu tidak akan membawa hidup kita bahagia kalau tidak tunduk dan diatur  dengan  Agama yang mutlak kebenarannya ( Islam ).

Untuk itu anda boleh cerdas nalar otak anda tapi jangan lupa bila emosi dan spiritual diotak kanan kita ( di hati ) off,maka malapetaka pasti kita alami di  dunia ini apalagi di akhirat nanti.

Seandainya anda tidak  cerdas nalar anda-pun gak pa2 yang penting hati / otak kanan anda aktif itu lebih bagus.Tapi jangan sampai off nalarnya,gunakan semampunya.jangan sampai dibiarkan gak pernah mikir seperti golongan ke tiga tadi.Insya Alloh anda menjadi orang –orang yang sukses dunia akhirat.

 Semua manusia pasti mengalami saat – saat yang tidak menyenangkan yang menimpa diriya.Untuk menghadapi itu semua modal utamanya adalah mendekat diri kepada Alloh ,hati selalu bersih,di isi dengan rasa sabar,syukur,ikhlas ,pasrah.InsyaAlloh kalau kita seperti ini ,maka akan selalu bahagia dalam segala keadaan.Dan Rasa bahagia itulah modal untuk mendatangkan apapun yang kita inginkan. Rasa bahagia itu bisa terwujud ,hanya dengan mengaktifkan aspek spiritual ( God spot ) di otak kanan kita,terkait dengan hati kita.Makna Spiritual adalah Kesadaran akan hubungan kita dengan Sang pencipta Alloh SWT.

Ingat...Rasa bahagia berbeda  denga rasa gembira.Rasa bahagia didapat dengan mendekatkan diri kepada Alloh sedangkan gembira bisa didapat dengan hura- hura.Yang pertama diRidloi Alloh yang kedua dimurkai Alloh...dan terbukti dalam penelitian medis orang yang hidupnya suka hura - hura rata -rata mati mendadak...nah lho..

 
Toggle Footer