MAKSIYAT PENYEBAB SULIT KAYA|TRAINING SDM
Allah berfirman
Dan Barangsiapa berpaling dari
peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan
menghimpunkannya pada hari kiamat dalam Keadaan buta".(QS. Thaha [20] : 124)
Firman Alloh di atas akan menjadi gamblang
bagi sahabat – sahabat yang mendalami neuroscience atau pshycology.Ada istilah
yang diberi nama “mental blok” dan “penjara mental” .Mental
blog adalah seluruh energy psikologi yang negatif ( sedih
,marah,dengki,dendam,frustasi dll ),yang bersarang di hati manusia yang
terhubung dengan otak kanan.Sedangkan penjara mental adalah terdiri dari
ajaran-ajaran yang diyakini kebenarannya padahal salah,hal ini bisa dari ajaran
agama yang disalah fahami,adat istiadat,atau dari kebiasaan yang timbul
karena lingkungan keluarga,pergaulan
bahkan pendidikan yang salah.Mental blog dan penjara mental inilah yang
membuat seseorang hidupnya terpuruk,menderita dan selalu mengalami kesulitan.
Salah satu penghalang datangnya
rezeki (mental blog) yang berkah dan melimpah adalah kemaksiatan yang
kita lakukan. Allah telah menjelaskan dalam ayat di atas bahwasanya barang
siapa yang berpaling dari perintah-Nya niscaya dijadikan baginya kesempitan
atau kesulitan hidup adalah susahnya mendapatkan rezeki yang halal, melimpah
dan berkah.
Kehidupan manusia yang gemar melakukan kemaksiatan selalu diliputi kecemasan, khawatir kalau mereka tidak mendapatkan jatah rezeki ( serakah ), maka digunakannya pikiran dan hati serta tangan mereka untuk meraih yang haram. Misalnya dengan berjudi, mencuri, korupsi,menipu ,merampok, melakukan riba dan berbagai kemaksiatan lain. Akibatnya hidup tidak semakin bahagia namun malah semakin sengsara.
Mengapa ada orang banyak maksiyat
kok kaya?
Kekayaan materi mungkin saja akan didapatkan oleh mereka yang gemar maksiat, sebab Allah memang Maha Pengasih ( rahman ). Siapa saja , tidak peduli beriman atau kafir semua diberinya rezeki. Hanya saja apakah rezeki yang diberikan membawa barokah atau tidak, itulah persoalannya.Dan dapat dipastikan orang yang kaya ,tapi berlumur dosa maka dia akan semakin gelisah dan resah dan tidak mendapat keberkahan,akhir hidupnya pasti mengenaskan.Nau’udzu billah.
Kekayaan materi mungkin saja akan didapatkan oleh mereka yang gemar maksiat, sebab Allah memang Maha Pengasih ( rahman ). Siapa saja , tidak peduli beriman atau kafir semua diberinya rezeki. Hanya saja apakah rezeki yang diberikan membawa barokah atau tidak, itulah persoalannya.Dan dapat dipastikan orang yang kaya ,tapi berlumur dosa maka dia akan semakin gelisah dan resah dan tidak mendapat keberkahan,akhir hidupnya pasti mengenaskan.Nau’udzu billah.
Lalu bagaimana jalan keluarnya agar rezeki kita melimpah dan halal, sehingga hidup kita pun penuh berkah?
Jawabannya adalah: Bertaubat , atau dalam bahasa psikologi harus keluar dari penjara mental dan harus bersih dari mental blog Taubat tidaklah sebagaimana dipahami oleh sebagain orang, hanya cukup dengan mengucap: “Aku memohon ampunan kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya” tanpa diikuti dengan perbuatan. Hal ini sama dengan orang yang membakar tangannya dengan api kemudian berteriak-teriak “aku bertaubat, aku bertaubat” tetapi tangannya tetap saja dimasukkan dalam api dan tidak berusaha menghindar darinya. Sungguh celaka orang yang demikian.
Sesungguhnya taubat menurut para ulama meliputi amalan hati dan amalan tubuh yaitu bersegera berhenti dari kemaksiatan, menyesali dosa-dosa yang telah dilakukan, bertekat untuk tidak mengulangi lagi, kemudian mengembalikan hak-hak orang yang didhalimi atau meminta maaf kepada mereka, sekaligus minta pembebasannya.
Adapun istighfar,
sebagaimana diterangkan Imam al-Raghib al-Ashfahani adalah meminta ampun
dengan ucapan dan perbuatan.
Allah berfirman :
Allah berfirman :
Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, (QS. Nuh [71] : 10)
Jadi jika anda ingin rezekinya lancar, melimpah dan berkah segeralah bertaubat dari berbagai macam kemaksiatan.
Rasulullah bersabda:
“Barang siapa memperbanyak istighfar
(memohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap
kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan dan Allah
akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tidak disangka-sangka” (HR.
Abu Dawud dan an-Nasai).
Hal ini nyata dalam kehidupan sehari
– hari bisa kita saksikan,untuk itu mumpung ada waktu,sekarang juga kita
bertaubat nashuha ( kapok tidak mengulangi lagi ).
SALAM SUKSES SEHAT,BAHAGIA,LUARR
BIASA …ALLOOHUAKBAR.

0 komentar:
Posting Komentar