Saya kutip dari Yahoo.com,11 agustus 2013,untuk saya ulas sesuai ajaran Islam
Dilansir dari berbagai sumber, jatuh cinta akan membuat tubuh bereaksi positif. Maka dengan jatuh cinta, energi positif akan keluar dari dalam tubuh dan membuat semakin sehat. Dan inilah 7 manfaat jatuh cinta bagi kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber :
1.Mengurangi depresi dan stress
2.Menurunkan tekanan darah
3.Menghindari rasa cemas
4.Mengatasi rasa sakit dan menyembuhkan luka
5.Meningkatkan sistem imun
6.Menurunkan berat badan
7.Mencegah penuaan dini
Ulasan
Semua hasil penelitian di atas sah – sah saja dan memang begitulah dari sudut pandang psychology.Namun harus dipahami pula bahwa ,rasa bahagia dan optimis yang mencul dari cinta sesama manusia,cinta lawan jenis ( birahi) bahkan cinta kepada apapun selama itu mkhluk, maka bersifat terbatas.Dengan kata lain ada waktunya untuk pudar.Ketika mengalami kejenuhan,apalagi terganggu, maka akan putus dan bahkan berganti menjadi kebencian.
Bahkan tidak sedikit kasus bunuh diri,saling bunuh,karena cinta tak tersampaikan dan terkhianati.Dari fakta – fakta ini pertanyaannya adalah cinta yang bagaimana yang bisa memotivasi secara permanenen?.
Motivasi cinta memang begitu kuat. Banyak kasus, yang katanya demi cintanya kepada sang kekasih dia rela melakukan apa pun, termasuk bunuh diri. Belum lagi, coba dengarkan lagu-lagu tentang cinta yang sering mengatakan bahwa apa pun akan dilakukan demi cinta.
Dalam film, sinetron, lagu, dan berbagai budaya lainnya, sering kali cinta begitu diagungkan. Seolah segalanya. Sayangnya, cinta tersebut didominasi oleh cinta kepada lawan jenis,cinta jabatan,cinta harta. Dalam agama Islam, bukanlah dilarang untuk mencintai semua itu.Allah memang menciptakan rasa cinta kepada manusia. Karena cinta adalah anugrah dari Allah, maka cinta harus digunakan sesuai dengan kehendak Allah SWT. Inilah yang seharusnya menjadi motivasi cinta.
Dari Anas bin Malik ra berkata: Nabi Muhammad saw bersabda: “Seseorang tidak akan pernah mendapatkan manisnya iman sehingga ia mencintai seseorang, tidak mencintainya kecuali karena Allah; sehingga ia dilemparkan ke dalam api lebih ia sukai daripada kembali kepada kekufuran setelah Allah selamatkan darinya; dan sehingga Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selainnya.” (Imam Al Bukhari).
Hadits ini memang ditujukan bagi kita yang mau merasakan manisnya iman. Bukan “manisnya” pelampiasan hawa nafsu. Oleh karena itu, dalam mencintai seseorang (istri, suami, anak, orang tua, dan sebagainya) harus karena Allah seperti yang dikatakan Rasulullah saw dalam hadits diatas: tidak mencintainya kecuali karena Allah. Motivasi cinta, harus karena Allah SWT.
Motivasi cinta karena Alloh itu maksudnya, apa dan siapa yang dicintai dan bagaimana cara mencintai harus sesuai dengan ketentuan syari’at Allah SWT.
Maka dalam hal ini,pacaran contohnya,adalah cinta karena nafsu karena melanggar syari’at Alloh. Dan tidak ada yang namanya pacaran islami.Maka jika kita mencintai seseorang, siapa pun itu, motivasi cinta tersebut harus karena Allah SWT dan sesuai dengan ketentuan syari’at Allah SWT.
Dan harus dipahami pula sebesar apa pun cinta Anda kepada sesama makhluq, bahkan kepada anak dan orang tua, tetap Allah dan Rasul-Nya harus lebih dicintai.
Manusia hidup hanyalah untuk beribadah kepada Allah. Itulah motivasi hidup yang hakiki dan sejati manusia. Termasuk motivasi cinta. Cintai istri karena Allah. Cintai suami karena Allah. Cintai anak, orang tua, kakak, dan sudara seiman lainnya hanya karena Allah.
Ingat saudaraku,siapapun ,apapun yang kita cintai di dunia ini akan kita tinggalkan.Maka cintailah semua itu semata – mata karena Alloh saja.
SALAM SUKSES, SEHAT ,BAHAGIA ,LUARR BIASA, ALLOOHU AKBAR.

0 komentar:
Posting Komentar