HUKUM ALAM ( SUNNATULLOH) YANG HARUS DIPEGANG TEGUH BAGI PENGEJAR IMPIAN HIDUPNYA|Tarining motivasi ( BAGIAN III )
3.Mengaitkan sebab dengan akibat secara benar.
Setelah ada kejelasan dan penentuan target, seluruh sebab yang bisa mewujudkannya pun telah diketahui, maka seorang pemikir dalam mengejar mimpinya akan berusaha mengaitkan sebab-sebab tersebut dengan targetnya atau mengaitkan sebab dan akibatnya dengan benar. Untuk menjamin suatu keberhasilan tidak cukup hanya dengan mengaitkan sebab dengan akibatnya saja. Lebih dari itu, pengaitan tersebut harus benar, sehingga target bisa dicapai dalam waktu singkat, tanpa menyia-nyiakan kekuatan yang dikerahkan. Seorang pelajar, misalnya, agar memperoleh nilai yang sempurna pada saat ujian, harus mempelajari seluruh materi pelajaran disertai dengan pemahaman dan pemikiran yang sempurna. Apabila ia tidak mempelajari seluruh materi pelajaran, berarti ia tidak mengambil dan menjalani sebab-sebabnya dengan sempurna. Mungkin ia berhasil dalam sebagian ujian karena hanya menjalani sebagian saja dari sebab-sebab keberhasilan. Jika ia mempelajarinya tanpa pemahaman dan pemikiran yang sempurna, berarti ia tidak mengaitkan sebab (yaitu mempelajari materi pelajaran) dengan akibatnya (yaitu keberhasilan). Pada saat itu, target tidak akan terwujud, karena pengaitannya tidak benar. Termasuk tindakan yang sia-sia jika seorang pelajar ingin memperoleh nilai ujian yang sempurna, tetapi ia tidak mengaitkan akibat, yakni keberhasilan, dengan sebab-sebabnya secara benar, yaitu mempelajari seluruh materi pelajaran dan memahaminya dengan sempurna.
Contoh lain adalah peperangan. Dalam peperangan, kita tidak cukup mengetahui bahwa sebab kemenangan adalah mempersiapkan kekuatan dengan hanya mengumpulkan senjata saja. Lebih dari itu, kita juga harus mengetahui strategi perang mutakhir dengan tingkat yang paling tinggi; juga mengetahui penentuan langkah-langkah penyerangan militer dan langkah-langkah dalam mempertahankan diri. Di samping itu, kita juga harus mengetahui informasi tentang musuh sekaligus titik-titik kelemahannya; harus menjaga seluruh benteng pertahanan yang mungkin ditembus musuh; serta harus mendorong semangat perang para pasukan dan memotivasinya untuk syahid di jalan Allah. Semua itu termasuk upaya mengaitkan persiapan (sebab) dengan kemenangan (akibat) secara benar.
Nah cobalah bayangkan dalam hal ini Impian anda sebagai Contoh,sudahkah anda melakukan hal- hal yang diuraikan di atas ?.Jika belum , masih ada waktu untuk memperbaikinya.Selamat mengejar mimpi or cita – cita anda.masih terbentang luas meraihnya …salam sukses …sehat… bahagia…luarr biasa Allooohu akbar

0 komentar:
Posting Komentar