Breaking News
Loading...

SELAMAT DATANG

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh. Segala puji hanya bagi Alloh pencipta alam , kehidupan , dan kita semua manusia satu –satunya mahluk ciptaanNya yang paling sempurna. Sholawat serta salam semoga selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Rosululloh Muhammad SAW.Yang mana dengan perantaraan beliau inilah kita mengenal Islam yang agung , agama yang diwahyuka Alloh untuk kesejahteraan kita semua. QFI(Quantum feeling Institute) adalah sebuah lembaga penyedia training/pelatihan,konseling dan terapis bagi perusahaan,BUMN, dan juga instansi , Sekolah Negeri maupun swasta . Lembaga ini kami dirikan untuk membekali peserta agar bisa menjalani kehidupannya dalam kondisi yang selalu di zona spiritual yang kami istilahkan di Zona Alloh ( ZA ). Dengan Training ini insyaAllah dapat membantu peserta untuk selalu optimis menggapai cita - cita hidupnya, istiqomah berdoa dan pantang putus asa meraih cita-cita. Menjadikan peserta punya rasa tanggung jawab terhadap apapun yang dikerjakannya. Bagi pemimpin (leader) akan bisa jadi pemimpin yang dicintai dan disegani bawahannya. Bagi karyawan akan mempunyai kepribadian yang paripurna sesua dengan kapasitasnya dan kapabilitasnya. Kami juga memberikan coaching spiritual,managerial,dan managemen yang berbasic spiritual. Wassalaamu alaikum worohmatulloohi wabarokatuh.. Salam kenal dan semoga menjadi mitra kami dalam berkontribusi pada sesama agar menjadi manusia yang bermanfaat.

HUKUM ALAM ( SUNNATULLOH) YANG HARUS DIPEGANG TEGUH BAGI PENGEJAR IMPIAN HIDUPNYA ( BAGIAN IV )

22.25

www.training-qfi.com

HUKUM ALAM ( SUNNATULLOH) YANG HARUS DIPEGANG TEGUH BAGI PENGEJAR IMPIAN HIDUPNYA|Tarining motivasi ( BAGIAN IV )

4. Memperhatikan hukum alam dan aturan kehidupan.
 
Orang yang berusaha untuk mewujudkan impian / cita2nya harus mengaitkan sebab dengan akibatnya.  Tidak boleh hilang dari benaknya kesadaran bahwa usahanya tersebut harus selalu sesuai dan sejalan dengan hukum alam ( sunnatulloh ) dan aturan kehidupan.  Artinya, usahanya harus selaras dengan tolok ukur-tolok ukur fisik yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta alam, manusia, dan kehidupan.  Apabila manusia keluar dari tolok ukur yang bersifat fisik ini, ia tidak mungkin, bahkan mustahil, bisa mewujudkan impiannya bagaimanapun pengaitan sebab dan akibat itu dilakukan serta kekuatan-kekuatannya sebagai manusia yang berakal dikerahkan.
Sebagai contoh, sebab kematian adalah datangnya ajal.  Datangnya ajal adalah dari Allah, Zat Yang berada di balik alam ini.  tidak mungkin manusia bisa menghidupkan orang yang sudah mati, bagaimanapun kerasnya upaya yang dikerahkannya.  Mewujudkan tujuan semacam ini adalah usaha yang sia-sia.  Begitu juga halnya dengan orang yang mencari pertolongan atau kemenangan di medan perang, dia wajib mempersiapkan segenap kekuatan, bukan malah membaca kitab Shahîh al-Bukhârî sebagai perlindungan.  Sebab, peperangan adalah pertarungan antar kekuatan fisik, bukan antar kekuatan pemikiran.  Orang yang ingin menuntut ilmu tidak boleh mencari ilmu melalui usaha mencari harta.  Orang yang ingin menjadi seorang memahami agama tidak boleh mcr ke-ilmuan-nya dengan mempelajari ilmu tentang molekul.  Orang yang ingin sembuh luka-luka di perutnya tidak mungkin bisa sembuh dengan hanya membaca surat al-Fatihah saja, tetapi ia harus menjalani proses pengobatan luka melalui seorang spesialis. Begitulah Empat perkara yang telah kami paparkan  adalah perkara-perkara yang bersifat rasional (‘aqlî) dalam upaya menjalankan aktivitas dan meraih impian /cita-cita. 
Semoga empat episode pembahasan kami bisa menginpirasi sahabat qfi .com.
 Salam sukses,sehat ,bahagia..luarr biasa  Allooohu akbar

 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer