Home
»
Motivasi
»
LANGKAH-LANGKAH PENTING MENJAGA HATI /PERASAAN /FEELING
LANGKAH-LANGKAH PENTING MENJAGA HATI /PERASAAN /FEELING
LANGKAH-LANGKAH PENTING MENJAGA HATI /PERASAAN /FEELING|PELATIHAN MOTIVASI
Sebelum membaca,perlu saya tegaskan bahwa..hati sama dengan perasaan,feeling,nafs,jiwa,emosi
Hati
dalam bahasa Arab disebut dengan al-qalb, yang berarti bolak-balik.
Disebut demikian, karena hati adalah dunia abstrak (closed area), unik,
dan berkembang (developmental). Hati gampang berubah, sukar dibaca,
senantiasa berkembang, dan pasang-surut.
Karena memiliki sifat seperti itu, maka hati harus dijaga dengan baik. Sebab, jika tidak dijaga, hati akan berubah
menjadi hati yang sakit (al-qalb al-maridh). Begitu banyak manusia yang
memiliki pikiran cerdas, tetapi akhirnya menjadi orang hina hanya
karena memiliki hati yang sakit.
Rasul bersabda, "Dalam tubuh
manusia ada segumpal daging, apabila ia baik, maka baik pula seluruh
tubuhnya; dan jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya.
Ketahuilah, itulah hati." (Al-Hadis).
Kecerdasan yang ada di
dalam pikiran, bisa dikalahkan oleh kebusukan yang ada di dalam hati.
Orang seperti itu biasanya akan marah pada kebenaran dan senang pada
kebatilan. Dan, jika hal tersebut terjadi, maka itulah hati sedang
sakit. Sama seperti anggota tubuh lainnya, hati yang sakit bisa dilihat
dari tiga hal. Pertama, kemampuan indera yang ada di dalam hati akan
hilang secara total. Hati seperti ini akan menjadi buta, tuli, bisu, dan
lumpuh. Ia tidak bisa membedakan antara kebenaran, kesesatan,
ketakwaan, kemaksiatan, dan lain sebagainya.
Kedua, kemampuan
indera yang ada di dalam hati menjadi lemah. Padahal sebenarnya,
kemampuan indera tersebut kuat. Sama seperti anggota tubuh lainnya, jika
sedang dalam keadaan seperti ini, hati berarti butuh asupan gizi.
Ketiga, hati tidak bisa melihat sesuatu dalam bentuk yang sebenarnya.
Seperti melihat kebenaran menjadi kesesatan, kesesatan menjadi
kebenaran, merasakan manis menjadi pahit, dan pahit menjadi manis.
Lalu, bagaimana menjaga hati agar tetap sehat? Ibnul Qayyim
menjelaskan, agar hati bisa tetap sehat, ia bisa dilakukan dengan tiga
cara; menjaga kekuatan hati, melindungi hati dari hal-hal yang
membahayakan, dan membuang zat-zat yang berbahaya bagi hati. Kekuatan
hati bisa didapatkan dengan iman. Dan iman merupakan sumber kekuatan
hati paling utama. Jika iman hilang, hati akan menjadi sakit.
Sedangkan untuk melindungi hati dari hal-hal yang membahayakan, bisa
dilakukan dengan menjauhkan diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Sebab,
kedua hal ini yang dapat membuat hati menjadi sakit. Ia sama dengan
racun yang jika dikonsumsi pasti akan membahayakan tubuh.
Terakhir, agar tetap sehat, zat-zat yang membahayakan hati harus
dibuang. Dan, cara paling efektif untuk membuang zat-zat yang berbahaya
tersebut adalah dengan tobat dan istighfar. Tobat dan istighfar adalah
dua obat yang bisa membuang toksin di dalam hati. Ia bagaikan antibody
yang bisa membuat hati tetap sehat.